Dikti memberikan hibah buku ajar dan buku teks pada tahun 2016 ini, adapun perbedaaan diantara keduanya adalah :
Buku Ajar
Buku
ajar adalah buku pegangan untuk suatu matakuliah yang ditulis dan
disusun oleh pakar bidang terkait dan memenuhi kaidah buku teks serta
diterbitkan secara resmi dan disebar luaskan. (Pedoman PAK Dosen 2009)
Buku Teks
Buku
Teks buku referensi
adalah suatu tulisan ilmiah dalam bentuk buku yang substansi
pembahasannya fokus pada satu bidang ilmu. Buku teks membahas topik yang
cukup luas (satu bidang ilmu). Urutan materi dan struktur buku teks
disusun berdasarkan logika bidang ilmu (content oriented), diterbit
secara resmi untuk dipasarkan. (Panduan Penulisan Buku Teks)
Beberapa Perbedaan spesifik Buku Ajar dan Buku Teks
BUKU AJAR
1. Berusaha menimbulkan minat baca
2. Dirancang & ditulis untuk mahasiswa
3. Menjelaskan tujuan instruksional
4. Dipergunakan oleh dosen dan mahasiswa dalam proses perkuliahan.
5.
Disusun berdasar pola belajar yg fleksibel, sistematis dan terstruktur
berdasarkan kebutuhan mahasiswa dan kompetensi akhir yang ingin dicapai
6. Fokus pada pemberian kesempatan bagi mahasiswa untuk berlatih
7. Memberi rangkuman
8. Gaya penulisan komunikatif
9. Ada umpan balik
10. Mengakomodasi kesulitan belajar mahasiswa
11. Menjelaskan cara mempelajari bahan ajar
BUKU TEKS
1. Buku teks mengasumsikan minat dari pembaca
2. Untuk pembaca (guru, dosen, mahasiswa, peneliti, umum)
3. Belum tentu menjelaskan tujuan instruksional
4. Dirancang untuk dipasarkan secara luas
5. Disusun secara linear dan strukturnya berdasar logika bidang ilmu
6. Belum tentu memberikan latihan
7. Belum tentu memberi rangkuman
8. Gaya penulisan naratif, tidak komunikatif dan padat
9. Tidak ada mekanisme mengumpulkan umpan balik
10. Tidak mengakomodasi kesulitan belajar
11. Tidak menjelaskan cara mempelajari buku teks
Edaran HIBAH BUKU TEKS dan BUKU AJAR 2016
Kamis, Maret 24, 2016
Hibah Buku Ajar dan Buku Teks 2016
Apa itu SIMLITABMAS ?
Awal Januari 2013 dosen PTN dan PTS wajib meng-upload proposal penelitian yang dibiayai DIKTI Melalui SIM Ditlitabmas
Menyikapi
banyaknya proposal secara manual yang menumpuk di Gedung Dirjen Dikti
dan adanya kewajiban publikasi di jurnal online bagi lulusan S1, S2 dan
S3, maka Dikti merencanakan mulai Januari 2013 memberlakukan sistem
pengajuan proposal secara on line melalui
http://simlitabmas.dikti.go.id/.
Dengan program ini, bersama-sama pengusul (dosen) melalui operator SIM PT (LPPM Kampus), reviewer dan operator Dit.Litabmas.
Dosen pengusul dapat melakukan pemantauan secara online dengan melihat sewaktu waktu perkembangan proposal yang diajukan.
Aplikasi
SIM Ditlitabmas ini berfungsi sebagai pengganti proses pengusulan
proposal P2M yang sebelumnya dilakukan secara manual dan kini akan
dilakukan dengan cara online (proposal online), selain itu,juga akan
dipakai untuk evaluasi proposal, penyampaian laporan kemajuan (monev)
serta informasi penting lainnya secara online.
Program
Aplikasi SIM Ditlitabmas ini direncarankan akan diterapkan pada
pengusulan program penelitian , pengabdian kepada masyarakat,
kreativitas mahasiswa, HKI, publikasi mulai tahun anggaran 2013. Dan
mulai Januari 2013 seluruh proposal yang diterima dikti hanya yang
berformat pdf dalam 1 file (tidak terpisah-pisah antara halaman judul,
lembar pengesahan, isi dan lampiran).
Usulan proposal
on line dilakukan oleh operator SIM LPPM atau dosen (pengusul) secara
mandiri namun tetap berkoordinasi dengan LPPM.
Pelatihan Aplikasi SIM Dilitabmas yang telah diikuti para peserta dari berbagai PT/Kopertis meliputi :
Penguasaan
pengiriman proposal on line, pengisian usulan, laporan excel. pengusul
dapat mengirimkan format usulan dalam bentuk pdf dengan ukuran file
tidak lebih dari 5 MB.
Kemudian pengusul mengunggah
proposal melalui operator PT dan melalui pengusul. Proses review usulan
dilakukan dalam jangka waktu 6 hari dengan rincian sebagai berikut : 1
hari pengunggahan proposal, 3 hari berukutnya di reviewer, 1 hari
kemudian dapat dilihat hasil reviewer, dan 1 hari berukutnya ditetapkan
pemenangnya.